SPMB
Fitur
- Dashboard pengguna untuk melihat informasi pendaftaran
- Pendaftaran online calon mahasiswa
- Pemilihan gelombang pendaftaran
- Pemilihan program studi (Prodi)
- Opsi memilih lebih dari satu pilihan program studi
- Sistem pembayaran biaya pendaftaran
- Riwayat dan status pendaftaran
- Notifikasi informasi penting kepada pendaftar
- Manajemen data pendaftar oleh admin
- Tampilan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan
ScreenShoot
Panduan Install Project
Laravel adalah salah satu framework PHP paling populer yang digunakan untuk membangun aplikasi web modern. Framework ini menyediakan berbagai fitur seperti routing, ORM, autentikasi, dan sistem template yang memudahkan proses pengembangan aplikasi.
Pada tutorial ini kita akan membahas langkah-langkah install Laravel di komputer menggunakan Composer.
Persyaratan Sebelum Install Laravel
Sebelum menginstall Laravel, pastikan beberapa software berikut sudah terpasang:
- PHP minimal versi 8.1
- Composer
- Web Server (XAMPP / Laragon / Apache / Nginx)
- Database MySQL atau MariaDB
- Node.js dan NPM (opsional untuk frontend)
1. Install Composer
Composer adalah dependency manager untuk PHP yang digunakan untuk menginstall Laravel.
- Download Composer di website resmi: https://getcomposer.org
- Install Composer di komputer
- Setelah selesai, cek instalasi dengan perintah:
composer -V
Jika muncul versi Composer berarti instalasi berhasil.
2. Install Laravel Menggunakan Composer
Buka terminal atau command prompt kemudian jalankan perintah berikut:
composer create-project laravel/laravel nama_project
Contoh:
composer create-project laravel/laravel spmb
Tunggu hingga proses download dan instalasi selesai.
3. Masuk ke Folder Project
Setelah Laravel selesai diinstall, masuk ke folder project dengan perintah:
cd spmb
4. Menjalankan Server Laravel
Untuk menjalankan Laravel gunakan perintah:
php artisan serve
Jika berhasil, akan muncul alamat server seperti berikut:
http://127.0.0.1:8000
Buka alamat tersebut di browser untuk melihat halaman Laravel.
5. Konfigurasi Database
Buka file .env kemudian ubah konfigurasi database sesuai dengan database yang digunakan.
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
6. Menjalankan Migration
Jika database sudah dikonfigurasi, jalankan perintah berikut:
php artisan migrate
Perintah ini akan membuat tabel-tabel default Laravel di database.
Login Aplikasi
- Administrator // User : admin // Password : admin123
- User // User : user // Password : user









0Komentar