XSender
XSender adalah aplikasi berbasis Software as a Service (SaaS) yang dirancang untuk membantu bisnis mengirim pesan massal (bulk messaging) melalui berbagai channel seperti Email, SMS, dan WhatsApp dalam satu platform terintegrasi.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan kampanye marketing, notifikasi, maupun komunikasi pelanggan secara otomatis, cepat, dan efisien. Dengan dukungan multi-gateway, API integrasi, serta fitur personalisasi, XSender menjadi solusi ideal untuk meningkatkan engagement, memperluas jangkauan audiens, dan menghemat waktu operasional bisnis.
XSender sangat cocok digunakan oleh digital marketer, e-commerce, instansi, maupun perusahaan yang membutuhkan sistem komunikasi massal yang scalable dan fleksibel.
Fitur
- Messaging & Campaign
- Kirim Bulk Email, SMS, dan WhatsApp sekaligus
- Dukungan pengiriman massal dari file CSV, Excel, TXT
- Kirim kampanye promosi atau notifikasi secara otomatis
- Launch targeted campaign ke segment tertentu
- WhatsApp Marketing
- Kirim pesan WhatsApp massal (QR / Cloud API)
- Multi akun WhatsApp dalam satu dashboard
- Verifikasi nomor sebelum pengiriman
- Integrasi dengan Meta Business (WhatsApp API)
- Email Marketing
- Kirim email massal dengan SMTP / API (SendGrid, dll)
- Template email & dynamic content
- Penjadwalan email (scheduled sending)
- Multi email gateway
- SMS Marketing
- Kirim SMS massal via API atau Android SIM Gateway
- Dukungan dual SIM untuk performa lebih cepat
- Personalisasi pesan (nama, variabel, dll)
- Automation & Scheduling
- Jadwalkan pengiriman pesan (email, SMS, WA)
- Otomatisasi kampanye marketing
- Workflow komunikasi pelanggan
- Contact Management
- Import & kelola database kontak
- Grup kontak untuk segmentasi target
- Penyimpanan list pelanggan
- Analytics & Reporting
- Laporan pengiriman (delivery report)
- Statistik campaign & performa
- Monitoring real-time
- Integration & API
- API untuk integrasi dengan CRM / sistem lain
- Support berbagai gateway (SMS, Email, WhatsApp)
- Multi Gateway Support
- SMTP, SendGrid (Email)
- SMS Gateway & Android Gateway
- WhatsApp API & QR Device
- SaaS & Admin Features
- Sistem paket berlangganan (subscription plan)
- Manajemen user & billing
- Custom pricing plan untuk client
- Additional Features
- Scan QR untuk koneksi WhatsApp
- Dukungan multi device
- Pengiriman cepat & scalable
- Sistem keamanan dan stabilitas tinggi
- dll
ScreenShoot
Panduan Install Project
Laravel adalah salah satu framework PHP paling populer yang digunakan untuk membangun aplikasi web modern. Framework ini menyediakan berbagai fitur seperti routing, ORM, autentikasi, dan sistem template yang memudahkan proses pengembangan aplikasi.
Pada tutorial ini kita akan membahas langkah-langkah install Laravel di komputer menggunakan Composer.
Persyaratan Sebelum Install Laravel
Sebelum menginstall Laravel, pastikan beberapa software berikut sudah terpasang:
- PHP minimal versi 8.1
- Composer
- Web Server (XAMPP / Laragon / Apache / Nginx)
- Database MySQL atau MariaDB
- Node.js dan NPM (opsional untuk frontend)
1. Install Composer
Composer adalah dependency manager untuk PHP yang digunakan untuk menginstall Laravel.
- Download Composer di website resmi: https://getcomposer.org
- Install Composer di komputer
- Setelah selesai, cek instalasi dengan perintah:
composer -V
Jika muncul versi Composer berarti instalasi berhasil.
2. Install Laravel Menggunakan Composer
Buka terminal atau command prompt kemudian jalankan perintah berikut:
composer create-project laravel/laravel nama_project
Contoh:
composer create-project laravel/laravel spmb
Tunggu hingga proses download dan instalasi selesai.
3. Masuk ke Folder Project
Setelah Laravel selesai diinstall, masuk ke folder project dengan perintah:
cd spmb
4. Menjalankan Server Laravel
Untuk menjalankan Laravel gunakan perintah:
php artisan serve
Jika berhasil, akan muncul alamat server seperti berikut:
http://127.0.0.1:8000
Buka alamat tersebut di browser untuk melihat halaman Laravel.
5. Konfigurasi Database
Buka file .env kemudian ubah konfigurasi database sesuai dengan database yang digunakan.
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
6. Menjalankan Migration
Jika database sudah dikonfigurasi, jalankan perintah berikut:
php artisan migrate
Perintah ini akan membuat tabel-tabel default Laravel di database.
Login Aplikasi
- Administrator // User : admin // Password : admin123
- User // User : user // Password : user













0Komentar