DIGIDES

DIGIDES merupakan aplikasi web dan Progressive Web App inovatif yang dirancang khusus untuk mempercepat digitalisasi pelayanan administrasi pada tingkat desa. Sistem terpadu ini memfasilitasi pengelolaan pengajuan e-surat secara efisien, mempromosikan produk pasar UMKM lokal, menyediakan publikasi berita desa secara transparan, serta menampilkan statistik demografi kependudukan secara akurat. Melalui antarmuka yang ramah pengguna, platform ini menghubungkan perangkat desa dengan warga secara langsung, memperlancar komunikasi, memangkas proses birokrasi, serta mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menuju tata kelola desa yang sangat maju.

Fitur 

Super Admin

  • Akses penuh terhadap seluruh sistem dan modul.
  • Manajemen User (Tambah, Edit, Hapus pengguna).
  • Pengaturan Profil dan Informasi Desa.
  • Akses kontrol ke seluruh sumber daya (All Resources).

Kepala Desa (Kades)

  • Persetujuan akhir (Approval) pengajuan E-Surat.
  • Tanda Tangan (TTD) Digital menggunakan QR Code.
  • Akses dashboard analitik dan statistik kependudukan.
  • Melihat dan mengunduh laporan rekapitulasi data desa.

Operator Desa

  • Verifikasi berkas dan syarat pengajuan surat dari warga.
  • Import dan Export data kependudukan (Excel/CSV).
  • Import dan Export data E-Surat.
  • Manajemen konten portal (Berita, Galeri, UMKM, Wisata).

Warga Desa

  • Akses Portal Publik PWA (Progressive Web App).
  • Pengajuan E-Surat secara online mandiri.
  • Pelacakan (Tracking) status pengajuan surat secara realtime.
  • Akses Buku Tamu, Survei IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat), dan Pasar UMKM.
Screenshoot

Cara Install Laravel

Laravel merupakan framework PHP modern yang banyak digunakan untuk membangun aplikasi web yang aman, terstruktur, dan mudah dikembangkan. Instalasi Laravel dapat dilakukan menggunakan Composer dengan beberapa langkah sederhana berikut.

Langkah 1: Persiapkan PHP, Composer, dan Node.js

Pastikan komputer sudah memiliki PHP, Composer, dan Node.js. PHP digunakan untuk menjalankan Laravel, Composer untuk mengelola dependency, sedangkan Node.js digunakan untuk mengelola asset frontend pada project Laravel.

php -v
composer -V
node -v
npm -v

Langkah 2: Masuk ke Folder Project

Buka CMD atau PowerShell, kemudian masuk ke folder htdocs jika menggunakan XAMPP. Folder ini digunakan sebagai lokasi penyimpanan project Laravel agar dapat dikembangkan menggunakan server lokal.

cd D:\xampp\htdocs

Langkah 3: Install Laravel dengan Composer

Setelah berada di dalam folder htdocs, jalankan perintah Composer berikut untuk membuat project Laravel baru. Ganti nama-project dengan nama aplikasi yang ingin Anda buat.

composer create-project laravel/laravel nama-project

Tunggu sampai Composer selesai mengunduh Laravel beserta seluruh dependency yang diperlukan. Proses ini membutuhkan koneksi internet dan dapat berlangsung beberapa menit.

Langkah 4: Masuk ke Project dan Jalankan Laravel

Setelah instalasi selesai, masuk ke folder project Laravel yang telah dibuat. Kemudian jalankan server development bawaan Laravel menggunakan Artisan agar aplikasi dapat diakses melalui browser.

cd nama-project
php artisan serve

Jika berhasil, Laravel akan menampilkan alamat server lokal seperti berikut:

http://127.0.0.1:8000

Langkah 5: Buka Laravel melalui Browser

Buka browser kemudian akses alamat server Laravel yang muncul pada terminal. Jika halaman welcome Laravel tampil dengan baik, berarti proses instalasi telah berhasil dan project siap digunakan untuk pengembangan aplikasi.

http://127.0.0.1:8000

Setelah Laravel berhasil dijalankan, Anda dapat mulai membuat Route, Controller, Model, Migration, View, serta menghubungkan aplikasi dengan database sesuai kebutuhan project.


Download

Untuk memiliki source code tersebut silahkan anda bisa klik tahutan berikut ya, silahkan ikuti ketentuan yang berlaku. : Download Source